Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Featured Posts

Minggu, 06 Juli 2014

Tips Lulus dan Contoh Soal Psikotes

Tes psikologi (Phsicology Test) atau lebih sering disebut tes psikotest merupakan salah satu bagian dan tahap perektutan karyawan di banyak perusahan. Apakah perusahaan BUMN, perbankan (bank), TNI, Polri, cpns dan akademisi seperti UI (Universitas Indonesia) maupun perusahaan swasta seperti astra dan yang lainnya. Tujuan dari psikotes itu sendiri memiliki kesamaan diantaranya yaitu untuk mengukur aspek individu secara psikis. Psikotes juga dapat diaplikasikan kepada anak-anak maupun dewasa dan bisa berbentuk tertulis, proyektif, atau evaluasi secara verbal yang teradministrasi untuk mengukur fungsi atau kemampuan kognitif dan emosional seseorang.

Psikotes berbeda dengan tes potensi akademik (TPA), psikotes secara umum lebih kepada tes kepribadian. Jadi didalam penilaian psikotes tidak berdasarkan siapa yang paling pintar, karena bisa saja orang yang secara akademik tidak begitu pintar mengalahkan orang yang lebih pentar darinya dan lolos ujian psikotes. Hal ini sering terjadi, bahkan mungkin Anda pernah mengalaminya atau melihat orang lulusan perguruan tinggi terbaik belum bekerja atau diterima kerja di sebuah perusahaan karena selalu gagal dan tidak lolos psikotes.

Sungguh ironi melihat hal ini, namun inilah fakta yang sering terjadi dikalangan jobseekers atau pelamar kerja. Psikotes memang merupakan fenomena tersendiri bagi para pelamar kerja. Oleh karena itu saya ingin membantu dan akan memberikan beberapa tips mengerjakan soal psikotes dan cara agar lolos psikotes kepada Anda dan berharap Anda tidak lagi gagal dalam ujian psikotes.

Contoh Soal Psikotes dan Tips Mengerjakannya


Berikut ini terdapat beberapa contoh soal psikotes dan cara mengerjakan soal psikotes yang sering di keluarkan oleh perusahaan dalam ujian psikotes.

1. Tes Wartegg

Wartegg test atau tes wartegg terdiri dari 8 kotak dan pada masing-masing kotak berisi bentuk-bentuk tertentu seperti titik, garis kurva, 3 garis sejajar, kotak, dua garis saling memotong, dua garis terpisah, tujuh buah titik tersusun melengkung dan garis melengkung. Pada tes wartegg ini Anda akan diminta untuk melanjutkan dengan menggambar sesuatu dari bentuk tersebut, kemudian menuliskan nama benda yang Anda gambar sesuai urutan gambar yang telah Anda buat, kemudian menuliskan nomor gambar yang mana paling Anda sukai dan tidak disukai, sulit dan mudah menurut Anda. Penilaian dari tes wartegg ini adalah emosi, imajinasi, intelektual dan aktifitas subjek bukan mahirnya Anda dalam menggambar. Berikut ini merupakan contoh soal tes wartegg.

Contoh soal wartegg test:
contoh soal wartegg test

Tips dan cara mengerjakan soal wartegg test sebagai berikut: Sebaiknya pada tes wartegg ini Anda menggambar secara acak dan tidak berdasarkan nomor urut sesuai gambar, misalnya 1,2,3,4 kemudian 8,7,6,5. Karena jika Anda menggambar berdasarkan urutan gambar 1,2,3,4,5,6,7,8 Anda akan dipandang oleh panitia penyelenggara psikotes (HRD) sebagai orang yang kaku atau konservatif. Sedangkan jika Anda menggambar secara acak misalnya 6,1,4,2,7,8,3,5 Anda akan dipandang HRD sebagai orang yang bergerak kreatif, inovatif dan cenderung suka akan ‘breaking the low‘.

Apabila Anda bergender pria, jangan mulai dengan nomor 5, karena beberapa anggapan menyebutkan hal ini berpengaruh terhadap orientasi seks Anda. Berikut ini adalah salah satu contoh pengerjaan yang pernah saya digunakan untuk melewati tahap psikotes:
cara mengerjakan soal wartegg test

2. Test Kraepelin atau Pauli / Tes Koran

Tes kreapelin terdiri atas angka yang tersusun secara vertikal dalam bentuk lajur-lajur. Calon pegawai dan karyawan atau pesrta tes diminta untuk menjumlahkan dua angka yang berdekatan dalam waktu tertentu di setiap kolom dan menuliskan jawaban tepat disampingnya. Penilaian dari tes ini adalah sikap terhadap tekanan, ketahanan, kemampuan daya penyesuaian diri, ketelitian, konsisten, sekaligus kecepatan dalam mengerjakan suatu pekerjaan yang diberikan.

Contoh soal kreapelin atau pauli / koran
contoh soal kreapelin

Tips dan cara mengerjakan tes kreapelin

Usahakan jumlah angka yang Anda dijumlahkan benar dan stabil di masing-masing kolom. Hasilnya akan lebih baik jika dibandingkan Anda memaksakan diri di awal tes namun menurun di pertengahan dan akhir tes. Kendalikan diri Anda untuk menghemat tenaga dan waktu sembari mendengar setiap perintah dari panitia

Jangan sekalipun menggunakan pensil mekanis dalam tes kreapelin ini, melainkan pensil biasa atau pulpen saja sesuai dengan perintah panitia, karena tes ini sangat terikat dengan waktu. Pensil mekanis ujungnya akan mudah patah atau habis sehingga memakan waktu untuk menggantinya, mekanisme ini membutuhkan waktu sekitar 0.5-1 detik. Apabila Anda melakukan reload dalam 10 lajur berarti Anda telah kehilangan waktu 5-10 detik dan hal ini tentu merugikan Anda sendiri.

Teruslah fokuskan pikiran Anda dalam mengerjakan tes koran ini, dan jangan memikirkan sesuatu hal selain soal yang sedang Anda kerjakan. Karena jika sedikit saja Anda lari dari fokus pikiran Anda, hal ini akan mengganggu konsentrasi, sehingga dapat melambatkan pengisian angka dalam test. Berikut ini merupakan latihan tes kreapelin yang pernah saya kerjakan.
cara mengerjakan soal tes pauli

3. Tes EPPS (Edwards Personal Preference Schedule)

Pada umumnya saat tes epps kita akan diminta untuk memilih kecenderungan (yang kita sukai) atau sifat yang melekat pada diri kita sendiri diantara 2 pernyataan. Terkadang ke-2 pernyataan tersebut tidak ada yang kita sukai atau merupakan sifat kepribadian kita, kita tetap harus memilih salah satu yang mendekati diri kita. Tujuan tes epps (edwadrs personal preference schedule) ini untuk mengukur dan meninjau kepribadian orang dilihat dari kebutuhan-kebutuhan yang mendorongnya dalam pekerjaan serta sejauh mana sifat yang kita miliki terhadap kococokan dengan posisi kerja yang kita lamar.

Contoh soal EPPS
contoh soal epps


Adapun contoh pertanyaannya soal epps sebagai berikut:

A. Saya suka menolong teman bila mereka sedang mengalami masalah
B. Saya senang melakukan pekerjaan bersama hingga selesai

Tips dan cara mengerjakan soal epps

Sebelum mengerjakan soal epps, nanti Anda akan diminta oleh panitia penyelenggara psikotes Anda untuk memilih salah satu kecenderungan yang menurut Anda ada pada diri Anda. Jika jawaban Anda adalah pernyataan yang pertama Anda diminta melingkari huruf A dan jika Anda memilih jawaban terhadap pernyataan yang kedua, Anda diminta melingkari huruf  B. Saran saya dalam menjawab pertanyaan soal epps ini kepada Anda adalah jawablah pertanyaan yang sesuai atau mendekati sifat apa yang dibutuhkan atas pekerjaan atau posisi yang Anda duduki setelah Anda lulus psikotes dan diterima kerja nantinya. Jangan menjawab diluar dari itu, walau Anda memiliki loyalitas tehadap teman namun disini Anda tidak diminta untuk itu, melainkan keprofesionalan Anda saat berkerja.

4. Tes Analog Verbal (Analog Verbal Test)

Tes analog verbal ini biasanya terdiri atas 30-40 soal yang berisi sinonim/antonim/analog suatu kata. Yang dinilaian dalam tes ini yaitu kemampuan logika Anda terhadap sebuah kondisi, untuk melihat sejauh mana Anda memahami sebab dan akibat suatu permasalahan dalam pekerjaan.

Contoh soal analog verbal

hitam ><...... a. biru b.kecil c.malam d.putih e.gelap
Pola menjawab soal tes analog verbar seperti berikut ini:
hitam = putih jadi, antonim dari hitam adalah putih dan jawabannya d.

Tips dan cara menjawab soal tes analog verbal

Apabila Anda bermasalah dengan konsentrasi dan logika, Anda dapat mem-bypass-nya dengan menghafal soal dan jawaban. Karena beberapa kali saya menghadapi tes ini, dan soal yang diberikan relatif sama. Lompati soal yang belum bisa Anda jawab ke soal berikutnya, dan jangan terpaku terhadap satu soal yang belum Anda ketahui karena waktu terus berjalan.

5. Tes Logika Aritmatika

Tes logika aritmatika terdiri dari deret angka, yang menjadi penilaian dari tes ini adalah kemampuan analisa Anda dalam memahami pola-pola atau kecenderungan tertentu yang berbentuk deret angka dan kemudian memprediksikan hal-hal lain berdasarkan pola yang ada.

Contoh Soal Logika Aritmatika

 24 20 16 12  … …
 Pola jawabannya: Setiap angka dikurang 4 maka lanjutan dari deret soal diatas adalah : 8 dan 4.

45 15 18 6 9 3 … …
Pola jawabannya:
n:3 n+3 n:3 n+3 ... ....

Tips dan cara mengerjakan soal tes logika aritmatika

Dalam mengerjakan soal ini jangan terpaku pada deret hitung atau deret ukur perhitungan matematika saja yaitu jangan terpaku pada 6-7 angka terdepan dalam deret namun adakalanya Anda melihat deret secara keseluruhan atau deret angka berikutnya, karena pola bisa berupa urutan, pengelompokan berurutan maupun pengelompokan loncat angka. Sekali lagi saya katakan jangan terpaku hanya pada satu soal yang penasaran ingin Anda pecahkan, lompati ke soal berikutnya yang lebih mudah Anda kerjakan, karena terkadang soal di bawahnya lebih mudah dipecahkan dibandingkan soal sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk ke efektifan dan keefesienan terhadap waktu yang diberikan dalam menyelesaikan soal logiaka aritmatika tersebut.

Selasa, 16 April 2013

Tips menghadapi psikotest

Psikotes
untuk menghadapi ujian Psikotest dan interview memang diperlukan beberapa persiapan baik itu strategi maupun muatan pengetahuan dan latihan.
pada umumnya ujian psikotest digunakan untuk mengetahui tingkat kecerdasan yang berrelasi dengan emosional pelaku tes….maka yang perlu kita ketahui adalah manajemen waktu dan strategi menjawab soal.
Jenis soal Psikotes yang umum antara lain:
  • bentuk soal bangun : biasannya berupa rangkaian bangun yang saling memiliki hubungan dan pola tertentu…(misalnya kotak2, segitiga , lingkaran dan kombinasinya); untuk soal jenis ini perhatikan patokan utama *umumnya pojok kanan atas* cek searah jarum jam *atau bisa kebalikannya* kemudian ikuti polanya …kerjakan secepat mungkin!!
  • bentuk soal angka : biasanya berupa deret angka random…aturan mainnya seputar penjumlahan dan operasi aritmatika…untuk soal ini manfaatkan alat bantu pensil atau penggaris sebagai counter…sehingga batas penghitungan jelas….kemudian ikuti perintah *misal disuruh menjumlah sebanyak mungkin*….jenis soal ini biasanya ada batasan waktu….kerjakan dengan cepat dan cermat
  • Bentuk Soal Coklit…mencocokan dan komplit…pasangkan bangun atau suatu padanan bisa juga lawannya…umumnya bentuk visual bangun…bisa juga kata2….so telitilah disini…..
  • tes menggambar…..ini paling sering muncul…..biasanya disediakan suatu titik….maka gambarlah sesuatu …*lebih bagus mengenai kehidupan*…sederhana tapi detail…dan lengkap…….ada juga untuk menggambar rumah, pohon , orang …………*gambarlah orang didepan rumah dan letakkan pohon sebagai tempat berteduh orang tersebut* gambar tidak perlu rumit…cukup tegas, dan maknanya bisa diketahui….
  • Jenis Soal essay….biasanya terkait dengan kehidupan sehari2 dan pergaulan

Minggu, 17 Maret 2013

Soal Psikotes Lengkap 2013

Psikotes yaitu sesuatu metode kontrol psikologi yang menggunakan suatu alat psikodiagnostik secara spesifik serta dipergunakan oleh beberapa pakar yang telah betul-betul terlatih bagi mengukur bisa juga tahu beragam perihal perihal diri seseorang, baik dari sisi kecerdasan, ketertarikan, sikap, serta susunan kepribadiannya. Bagi kalian yang sedang mecari pekerjaan, sebelum diterima pasti ada syarat-syarat atau serangkaian tes agar bisa diterima. Setelah melengkapi dengan surat lamaran kerja, CV, dan Daftar Riwayat Hidup, anda akan menghadapi tes psikotes sebelum benar-benar dinyatakan lolos seleksi. Baik itu tes CPNS atau pun tes untuk melamar disebuah kantor/perusahaan, tes psikotes merupakan hal yang akan sering Anda temui ketika melamar pekerjaan.

contoh soal psikotes


Tes Psikotes terbagi dalam berbagai tipe soal, diantaranya :
  • test seri
  • test arismetik
  • test logika angka
  • test logika formil
  • test logika arismetik
  • test koran / mengkalkulasi cepat
  • test persamaan kata / sinonim
  • test antonim / lawan kata
  • test padanan & jalinan kata
  • test wartegg
  • test menggambar
  • test membaca
  • perumpamaan 1 lengkap dengan jawaban.
  • perumpamaan 2 lengkap dengan jawaban.
  • perumpamaan masalah psikotes lawan kata lengkap dengan jawaban.
  • perumpamaan masalah psikotes pedana jalinan lengkap + jawaban.
  • perumpamaan masalah psikotes persamaan kata lengkap + jawaban.
  • perumpamaan masalah koran lengkap + jawaban.
  • perumpamaan masalah seri lengkap + jawaban.
  • perumpamaan masalah logika lengkap + jawaban.
  • masalah psikotest deret angka
  • masalah psikotest koran
  • masalah psikotest padanan hubungan
  • masalah psikotest menggambar
  • kekuatan psikotes

Kamis, 26 Januari 2012

Sekilas Psikotes atau Tes Psikologi

images Sekilas Psikotes atau Tes PsikologiDefinisi Tes Psikologi atau lebih dikenal sebagai Psikotes adalah tes untuk mengukur aspek individu secara psikis. Tes dapat berbentuk tertulis, visual, atau evaluasi secara verbal yang teradministrasi untuk mengukur fungsi kognitif dan emosional. Tes dapat diaplikasikan kepada anak-anak maupun dewasa. Tes ini dapat berbentuk tertulis, proyektif, atau evaluasi secara verbal yang teradministrasi untuk mengukur fungsi atau kemampuan kognitif dan emosional seseorang.
Tujuan Tes Psikotes digunakan untuk mengukur berbagai kemungkinan atas bermacam kemampuan secara mental dan apa-apa yang mendukungnya, termasuk prestasi dan kemampuan, kepribadian, intelegensi, atau bahkan fungsi neurologis, dan juga tes psikotes digunakan untuk mengukur berbagai kemungkinan atas bermacam kemampuan orang secara mental dan faktor-faktor yang mendukungnya, termasuk prestasi dan kemampuan, kepribadian, dan intelegensi. Jadi sederhananya, psikotes adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui gambaran seseorang mulai dari kemampuan kognitifnya, kondisi emosinya, kecenderungan-kecenderungan sikap dan hal-hal yang mempengaruhi kecenderungan tersebut.
Jadi dalam psikotes, kemampuan yang diukur tidak melulu terkait dengan IQ seseorang. Selain tes IQ ada juga tes kepribadian, dan wawancara. Dari integrasi tes-tes tersebut, maka akan diperoleh gambaran mengenai orang yang di tes yang kemudian disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
Aplikasi Tes Psikologi dapat dilakukan pada bermacam setting termasuk rekrutmen dalam perusahaan, mengetahui minat dan bakat anak / siswa, tujuan klinis, perkembangan anak, atau kustomisasi design dan modul dalam pelatihan / training.
Psikotes merupakan bagian dari rangkaian seleksi sebuah lowongan kerja, yang kerap memiliki arti penting. Psikotes, percaya atau tidak, merupakan perangkat untuk menangkap kecenderungan para pelamar, yang meliputi kemampuan intelektual atau kepribadian, biasanya sering disebut dengan soal psikotes. Dua hal ini tentunya akan disesuaikan dengan karakteristik pekerjaan yang tersedia.
Sebenarnya, proses psikotes itu sendiri cukup spesifik: dimulai dari perusahaan yang membuka lowongan kerja untuk beberapa posisi. Lalu perusahaan tersebut menetapkan sejumlah kualifikasi yang harus dipenuhi para pelamar kerja. Untuk alasan efisiensi, biasanya perusahaan tersebut meminta bantuan pada lembaga psikologi terapan untuk mengadakan psikotes yng dibutuhkan. Langkah selanjutnya, dengan gambaran kualifikasi yang ditetapkan perusahaan, lembaga tersebut berusaha menangkap kemampuan dan kecenderungan untuk memenuhi kualifikasi tersebut.

Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Soal Psikotest atau Tes Psikotes

Tes psikologi atau yang lebih dikenal dengan psikotes merupakan salah satu produk ilmu psikologi yang banyak digunakan saat ini. Namun produk ini tidak seluruhnya dipahami oleh masyarakat dengan tepat. Berikut beberapa pernyataan yang merupakan mitos psikotes:
1. Saya gagal saat psikotes
Tes psikologi adalah tes yang dilakukan untuk mengenal diri individu secara cepat dan tepat. Oleh karena itu tes psikologi bukanlah penyebab gagalnya seseorang untuk lolos seleksi. Adapun pernyataan kegagalan yang menjadi mitos psikotes adalah ketidak-sesuaian intelegensi dan/atau kepribadian individu dengan tugas yang akan dijalani di tempat baru.
Pemilihan kesesuaian antara tugas dengan kepribadian yang dilakukan oleh psikolog/ assesor-pun tidak harus individu dengan skor kepribadian yang ‘paling tinggi’ namun yang dipilih adalah individu dengan kepribadian paling sesuai antara beban tugas yang akan diterima dengan gambaran kepribadiannya.
2. Psikotes saya jelek
Psikotes adalah gambaran mental individu, oleh karena itu tidak ada hasil psikotes yang jelek. Ungkapan ‘Psikotes saya jelek’ hanya dapat diberikan pada pelaksanan psikotes yang tidak menjalankan prosedur psikotes dengan benar dan baik. Kalaupun hasil psikotes dianggap jelek, hal ini akan merujuk pada kondisi diri sendiri bahwa pernyataan tersebut menjadi ejekan kepada diri sendiri.
Karena semua manusia diciptakan sempurna dengan potensi dan kekurangannya masing-masing maka ungkapan ‘hasil psikotes saya jelek’ tidak pantas dikeluarkan karena menunjukkan bahwa kita tidak mensyukuri kelebihan serta tidak mau menerima kekurangan diri sendiri.
3. Psikotes digunakan untuk seleksi karyawan
Seleksi dilakukan untuk melihat apakah seseorang cocok untuk ditempatkan pada posisi tertentu atau tidak di perusahaan yang mengadakan seleksi. Namun psikotes bukanlah alat seleksi. Dalam seleksi digunakan banyak cara untuk memilih karyawan yang paling tepat untuk mengisi posisi yang ada, diantaranya: tes kemampuan teknik, psikotes, wawancara, tes administrasi, dll.
Psikotes dalam seleksi adalah salah satu cara psikolog/ assesor untuk mencari individu yang cocok untuk mengisi lowongan yang tersedia. Oleh karena itu, seseorang sebaiknya tidak terlalu mencemaskan psikotes karena jika seseorang pantas mengisi lowongan yang tersedia, maka ia lebih cocok dari yang lain walaupun yang lain lebih pintar, lebih berpengalaman, dll.
4. Psikotes bisa dipelajari
Segala sesuatu dapat dipelajari, namun psikotes selayaknya hanya dipelajari oleh psikolog/ ahli psikologi. Sebelum psikotes, seseorang tidak perlu belajar karena psikotes hanya berupaya menggambarkan kepribadian seseorang. Yang perlu dilakukan menjelang psikotes adalah istirahat dan makan yang cukup karena psikotes bisa dilakukan selama beberapa jam.
Source : http://jasapsikologi.com/?p=71

Model dan Ragam Soal Psikotes atau tes Psikologi

psikotes2 Model dan Ragam Soal Psikotes atau tes PsikologiModel dan Ragam Soal Psikotes atau tes Psikologi, Defini Psikotes merupakan suatu pemeriksaan psikologi, dengan alat-alat ukur tertentu (dalam bentuk soal-soal tes) yang diciptakan oleh para pakar psikologi, untuk membedakan perilaku seseorang dengan orang lain, salah satunya dengan soal psikotes.
Psikotes atau pemeriksaan psikologis tersebut merupakan“Potretan” karakter seseorang, antara lain terdiri atas keadaan emosional, hubungannya dengan orang lain, motivasi, bakat, dan sikapnya dalam menghadapi sesuatu hal. Hal-hal tersebut disebut dengan dimensi psikologis.

Model dan Ragam Soal Psikotes atau tes Psikologi

Misalnya, Anton melamar menjadi seorang wartawan di suatu media. Profesi ini menuntut seseorang untuk memiliki kemampuan penelitian, kecermatan, kreativitas, ketekunan, dan keterampilan berkomunikasi dengan orang lain. Dalam pemeriksaan psikologisnya, Anton akan diuji apakah ia memiliki sifat-sifat tersebut. Bila ya, tentu ia akan diterima. Namun bila tidak, mungkin ia harus mencari pekerjaan di bidang lain.
Psikotes sering dianggap sebagai kendala oleh mereka yang sedang mencari pekerjaan. Pasalnya, banyak yang menganggap psikotes sebagai hambatan yang bisa menjatuhkan mereka saat mengikuti proses penerimaan calon karyawan. Pendapat itu tentu saja keliru.
Perlu anda ketahui dalam menghadapi soal-soal psikotes diperlukan ketenangan jiwa dan ketenangan berpikir. Tanpa kedua hal tersebut anda tidak akan bisa menghadapi soal soal psikotes apapun bentuk soal psikotes tersebut.
Sebagai Gambaran anda dalam menghadapi Ujian Psikotest, berikut adalah bentuk-bentuk Standard Soal Psikotes yang dipakai sebagai standard ujian psikotes di Pemerintahan, BUMN, Beasiswa Dalam dan Luar Negeri dan Seluruh Perusahaan di Indonesia.
  • Bentuk Test Psikotest BAUM Test
  • Bentuk Test Psikotest Enneagram Personality
  • Model Test Psikotest Pauli dan Kraepelin
  • Model Test Psikotest Motivational Appraisal For Personal
  • Model Test Psikotest Wartegg Test
  • Bentuk Test Motivasi Kepemimpinan
  • Model Test Draw a Person Test
  • Model Test Psikotest Kepribadian
  • Bentuk Soal Psikotest Kode dan Ingatan
  • Bentuk Soal Psikotest “Test Koran”
  • Bentuk Soal Psikotest “Test Skala Kematangan”
  • Bentuk Psikotest Logika Aritmetika
  • Bentuk Psikotest Deret Bilangan
  • Model Psikotest “Test Verbal”
  • Model Test Psikotest “Logika Penalaran”

Model dan Ragam Soal Psikotes atau tes Psikologi

Jadi diatas adalah merupakan model dan ragam soal psikotes atau yang sering disebut dengan tes psikologi. Yang diharapkan informasi mengenai ragam soal soal psikotes ini dapat membantu rekan rekan semua, supaya lebih siap menghadapi tes psikotes. Model dan Ragam Soal Psikotes atau tes Psikologi.

Latihan Psikotest Kemampuan Verbal Sinonim Padanan Kata

psikotes2 Latihan Psikotest Kemampuan Verbal Sinonim Padanan KataTes psikologi, atau  Soal Psikotes adalah pengukuran terhadap beberapa aspek perilaku manusia dengan prosedur yang sesuai akan muatan yang penuh ketelitian, metode administrasi dan interpretasi. Soal psikotest banyak digunakan dalam berbagai rekrutmen pegawai swasta, seleksi pegawai BUMN dan seleksi CPNS, atau pegawai Bank, maupun PMA. Psikotest ini sering menjadi momok bagi pelamar kerja. Namun, sebenarnya test ini tidak begitu menakutkan bila si pelamar kerja rajin berlatih mengerjakan soal psikotest. Soal psikotest ini terdiri dari beberapa jenis soal antara lain, Latihan psikotes kemampuan verbal soal psikotes sinonim.

Latihan Psikotest Kemampuan Verbal Sinonim Padanan Kata

Latihan psikotes kemampuan verbalsinonim (persamaan/padanan makna/kata) ditujukan untuk mengukur kemampuan analogis yang sangat diperlukan dalam pengambilan keputusan dan ingkat kewaspadaan dan kecermatan terhadap suatu indikasi yang sama/mirip, sekaligus mengukur wawasannya. Salah satunya, bahwa seseorang akan lebih cepat, lebih efektif, dan lebih efisien dalam mengambil keputusan/kebijakan; ketika dihadapkan pada permasalahan yang memiliki prinsip serta tipe yang sama dengan permasalahan yang pernah dihadapinya.

Latihan Psikotest Kemampuan Verbal Sinonim Padanan Kata

Petunjuk Soal :
Pilihlah satu jawaban yang merupakan sinonim atau persamaan/padanan kata/makna yang paling tepat terhadap soal/kata yang diberikan. Ada 8 buah contoh soal dan anda diberi watu 2 menit untuk menyelesaikannya.
1. Idiot =
a. Tolol           b. Pendapat
c. Ide              d. Usul
2. Reguler =
a. Senin sampai Jumat    b. Sabtu Minggu
c. Konspirasi                     d. Teratur
3. Logis =
a. Mantap        b. Akal
c. Logos            d. Masuk Akal
4. Kleptomania =
a. Penguntit     b Pencuri
c. Peminjam    d. Langganan
5. Sindikasi =
a. Kejahatan   b. Persekutuan
c. Dugaan        d. Persaingan
6. Kreasi =
a. Rencana     b. Pemikiran
c. Ciptaan       d. Program
7. Akreditasi =
a. Persamaan   b. Kelembagaan
c. Pengakuan   d. Persyaratan
8. Daya =
a. Kaya          b. Usaha
c. Mampu     d. Kekuatan
Latihan Psikotest Kemampuan Verbal Sinonim Padanan Kata. Tes Psikotes, sebagaimana umunnya  dilakukan semua perusahaan untuk menyeleksi karyawannya. Ujian ini biasanya mempunya bobot atau nilai yang  mempengaruhi lulus tidaknya calon karyawan tersebut. Semuanya bagus, hanya karena tes psikologi ini bisa jadi gugur. Oleh karena itu dibutuhkan latihan mendalami soal-soal test psikotest ini. Semoga informasi ini dapat menjadi informasi bagi anda. Latihan Psikotest Kemampuan Verbal Sinonim Padanan Kata